Mengambil Keuntungan Dari Sawah Yang Digadaikan

Mengambil Keuntungan Dari Sawah Yang Digadaikan

Hukum Mengambil Keuntungan Dari Sawah Yang Digadaikan

Pertanyaan:

Afwan ustadz kalau misalkan kita menggadaikan tanah, kemudian memberikan ijin kepada pemberi hutang uang dengan mengatakan, silahkan anda ambil manfaat sawah ini selama saya belum mengembalikan uang anda?
Boleh tidak yang seperti ini ustadz. Jazakallahu khaira.

Jawab:

Para ulama menyebutkan suatu qoidah :

كل قرض جر منفعة فهو ربًا

“Setiap hutang yang mendatangkan keuntungan, maka hukumnya riba.”

Para Ulama Lajnah Da’imah Saudi Arabia menyebutkan:

، وقد أجمع العلماء على ذلك، ومن ذلك ما ذكر في السؤال من رهن المقترض للمقرض الأرض، وانتفاعه بها إلى تسديد القرض الذي له على صاحب الأرض، وهكذا لو كان له عليه دين، لم يجز لصاحب الدين أن يأخذ غلة الأرض أو الانتفاع بها في مقابل إنظار المدين،

“Ulama telah sepakat akan hal ini. Di antara contoh yang masuk dalam penjelasan masalah di atas adalah kasus pinjam meminjam seperti yg disebutkan dalam pertanyaan . Yaitu, saat peminjam memberi jaminan berupa tanah ( sawah) yang dimanfaatkan oleh pemberi pinjaman sampai peminjam melunasi hutangnya. Maka yg seperti ini kalau ada transaksi hutang piutang. Tidak boleh bagi pemberi pinjaman mengambil keuntungan dari barang jaminan baik berupa hasil bumi atau pemanfaatan lainnya.

Wallohu A’lam Bisshowab

Akhukum Fillah. Dikutip dari Fatwa Lajnah Da’imah Saudi Arabia.
DITERJEMAHKAN oleh AL-Ustadz Abu Amina hafizahullahu ta’ala di ma’had an-nashihah cepu

Dikutip dari Grup WA Berbagi Ilmu Usaha.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*