Banyak Dosa Tapi “Sukses”

Banyak Dosa Tapi Sukses

Banyak Dosa Tapi “Sukses”

Tidak sedikit orang yang semakin banyak bermaksiat, semakin kaya. Semakin besar kedzhalimannya, semakin makmur di dunia. Semakin besar kekafirannya, semakin tinggi jabatannya, dan seterusnya. Mereka adalah orang-orang yang ‘sukses’ (dengan tanda petik). Sukses dalam pandangan orang awam.

‘Sukses’ semacam itu hanyalah semu. Ia seakan-akan sukses, padahal menabung penderitaan yang berlipat dan berkepanjangan.

Semakin seorang jauh dari Allah, semakin ia makmur di dunia. Itu disebut sebagai istidraj. Allah mengulur untuknya. Allah beri limpahan nikmat yang terus berlipat seiring dengan kedurhakaannya, agar semakin bertumpuk dosanya, dan semakin besar adzabnya di sisi Allah. Ketika ia semakin berkubang dengan kemaksiatannya, semakin lalailah ia, dan secara tiba-tiba Allah mengadzabnya.

Rasul shollallaahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إِذَا رَأَيْتَ اللَّهَ يُعْطِي الْعَبْدَ مِنْ الدُّنْيَا عَلَى مَعَاصِيهِ مَا يُحِبُّ فَإِنَّمَا هُوَ اسْتِدْرَاجٌ ثُمَّ تَلَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
{ فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ أَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍ حَتَّى إِذَا فَرِحُوا بِمَا أُوتُوا أَخَذْنَاهُمْ بَغْتَةً فَإِذَا هُمْ مُبْلِسُونَ }

Jika engkau melihat Allah memberi bagian dari (kenikmatan) dunia kepada seseorang atas kemaksiatannya yang ia senangi, ketahuilah sesungguhnya itu adalah istidraj. Kemudian Rasul membaca firman Allah (yang artinya): “Maka ketika mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan pintu-pintu kesenangan untuk mereka. Kami siksa mereka secara tiba-tiba, sehingga ketika itu mereka terdiam berputus asa (Q.S al-An’aam:46)(H.R Ahmad).

=====================

Dikutip dari Buku “Sukses Dunia Akhirat dengan Istighfar dan Taubat

Ditulis Oleh: Al Ustadz Abu Utsman Kharisman Hafidzahullah.

Sumber: WhatsApp Ittiba`u Rasulillah

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*